Tommaso, Kucing Terkaya Punya Harta Rp 129 Miliar



Maria Assunta meninggal pada usia 94 tahun dan mewariskan semua hartanya untuk Tommaso, kucing peliharaannya. Konglomerat Italia tersebut melimpahkan semua hartanya kepada Tommaso, yang berhasil menetapkan rekor baru sebagai kucing terkaya sejagat.

Tommaso memiliki kekayaan mencapai USD 13,5 juta atau sekitar Rp 129 miliar. Tidak hanya sampai di situ. Si kucing berbulu hitam ini rupanya juga mewarisi dua apartemen di Roma dan Milan, dan sebidang tanah di Calabria, kota di selatan Italia. Sungguh menakjubkan!



Sayangnya, hewan tidak dianggap sah sebagai ahli waris. Dengan demikian, Tommaso membutuhkan perantara manusia untuk bisa mendapatkannya. Untungnya, seorang perawat bernama Stefania, yang dulunya pernah mengenal Maria, bersedia menerima mandat tersebut. Ia akan merawat Tommaso sesuai dengan permintaan Maria.

"Dia (Maria) adalah wanita tua yang kesepian. Ia mungkin menganggap Tommaso sebagai anaknya," kata Stefania.

Kira-kira, apa yang direncanakan Tommaso untuk menghabiskan semua hartanya? Apakah Stefania benar-benar akan merawatnya? Yah, kadang sesuatu di dunia bisa menjadi sangat tidak rasional.

Kecoa Dibuat Robot: Cybogr Bio-Robotik Pertama di Dunia



Kecoa yang sering dianggap hama dan menjijikkan akhirnya berhasil diubah menjadi sesuatu yang berguna. Dengan menggunakan sistem interface elektronik, sekelompok peneliti yang berasal dari North Carolina State University mengembangkan metode untuk mengarahkan dan mengontrol kecoa menggunakan remote kontrol.

Awalnya, ilmuwan robotik dan juga pemerhati serta penggemar komunitas robitic mengembangkan robot sekecil kecoa atau yang bergerak seperti kecoa. Namun kini justru dari serangga kecil itu dapat langsung “disisipkan” komponen yang dapat mengatur serangga mungil itu.

“Tujuan kami adalah mengujicoba apakah kita bisa membuat interface biologis nirkabel dengan kecoa yang kuat dan mampu menyusup ke ruang-ruang kecil,” kata Alper Bozkurt seperti dikutip Discovery.

Bozkurt ialah assisten profesor teknik listrik di North Carolina State University, yang juga merupakan asisten penulis paper yang dipresentasikan di Konferensi Internasional Teknik IEEE bidang Kedokteran dan Biologi Kemasyarakatan di San Diego, California.



“Pada akhirnya, kami berpkir bahwa memungkinkan bagi kita untuk membuat web sensor mobile pintar yang bisa menggunakan kecoa sebagai alat untuk mengumpulkan dan mengirimkan informasi, misalnya untuk menemukan korban di sebuah bangunan yang telah hancur oleh gempa bumi,” kata Bozkurt.

Bozkurt mengungkapkan, “Membuat robot skala kecil yang dapat melakukan kegiatan yang sedemikian rupa dengan kondisi yang dinamis sangatlah sulit.

Kami memutuskan untuk mengembangkan biobotik, sebab merancang robot sangat menantang dan kecoa hidup di lingkungan yang kurang bersahabat.”

Untuk melakukannya, para peneliti menggunakan sebuah chip komputer yang murah dan ringan serta penerima nirkabel untuk mengirimkan sinyal ke kecoa.


Bayangkan saja seperti kecoa yang menggendong dengan ransel kecil.Perangkat ini beratnya hanya 0,7 gram, sudah termasuk mikrokontroler yang memonitor interface antara elektroda yang ditanamkan dengan jaringan, sehingga sistem saraf kecoa tidak terganggu.

Perangkat ini juga memiliki kabel yang tersambung dengan bagian antena dan cerci, organ sensorik di perut kecoak. Cerci akan mendeteksi gerakan di udara untuk mengetahui adanya predator serta memacu kecoa bergerak.


Dengan menggunakan kabel untuk merangsang cerci, peneliti mengelabuhi kecoa, membuatnya berpikir ada sesuatu yang menyelinap diatas tubuhnya, sehingga ia bergerak.

Kabel yang melekat di antena memberikan muatan listrik ke sistem saraf sehingga kecoa berpikir ada sesuatu yang harus diawasi.

Inilah yang memungkinkan kecoa bergerak di jalur melengkung.

Terobosan baru dibidang bio-robotik ini mengingatkan kita pada film fiksi ilmiah, Star Trek.

Pad film disebutkan selain telah ditemukan era robot humanoid android yang diperankan oleh Commander Data, ada juga bangsa yang badannya setengah biologis dan setengah robot yang disebut bangsa Borg.

Bangsa Borg menggunakan badan biologis dari makhluk hidup untuk bergerak, sedangkan komponen elektronik yang ditanamkan pada badannya mengatur program untuk menggerakkan badan biologis tersebut. Apakah era teknnologi cyborg pada film fiksi Star Trek sudah dimulai?

[sumber]

Spesies Siput Aneh, Bisa Ganti Mr P

Proses reproduksi makhluk hidup, termasuk manusia dan hewan, pasti melibatkan individu laki-laki dan perempuan. Namun, tahukah bahwa ada makhluk hidup yang memiliki kemampuan untuk mengganti Mr P lamanya yang rusak ketika kawin dengan yang baru?

Adalah Chromodoris reticulata, sejenis siput laut tak bercangkang, yang memiliki kemampuan tersebut. Biolog Jepang, Ayami Sekizawa, dari Osaka City University, adalah orang yang pertama menemukan keanehan pada satwa yang bisa dijumpai di Asia Tenggara tersebut.

"Tidak ada hewan lain yang diketahui mampu kawin berulang kali dengan Mr P sekali pakai," tulis Sekizawa dalam publikasinya di Royal Society Journal Biology Letters, seperti dikutip AFP, Kamis (13/2/2013).

Setelah kawin, siput yang berwarna merah putih ini dapat "membuang" Mr P lamanya. Mr P bak organ sekali pakai bagi spesies ini. Yang lebih mengejutkan, penggantian bisa berlangsung hanya dalam 24 jam. Setidaknya, siput ini punya kemampuan mengulanginya hingga tiga kali.

C reticulata ini tergolong hewan hermaprodit. Artinya, punya organ seks jantan dan betina. Saat kawin, siput ini mampu menyetor sperma ke individu lain sekaligus menerimanya. Sperma yang diterima akan disimpan untuk diinseminasikan secara mandiri di kemudian hari.

Sekizawa dan rekannya melakukan pengamatan bagaimana siput ini bereproduksi. Mereka melakukan eksperimen di atas scuba dive, di dalam sebuah wadah. Sekizawa melihat sendiri bahwa setiap usai kawin, siput ini menanggalkan organ kejantanannya.

Melalui pengamatan struktur jaringan Mr P ilmuwan mengetahui adanya bagian spiral pada Mr P. Jaringan di bagian tersebut terdiri dari sel yang belum mengalami diferensiasi. Diferensiasi akan berlangsung dengan cepat saat Mr P baru akan "dibuat".

Punya Mr P yang bisa berganti bukan satu-satunya keunikan spesies ini. Siput yang ukurannya cuma sebesar jempol manusia dewasa ini juga punya Mr P yang bertulang. Tulang berada di luar Mr P mengarah ke luar tubuh, membantu siput saat akan melepaskan Mr P.



Perilaku menanggalkan sebagian anggota tubuhnya untuk alasan tertentu ditemukan di beberapa hewan lain. Contoh mudah, cicak menanggalkan sebagian ekornya ketika merasa terancam dan kemudian bisa menumbuhkannya kembali.

[sumber: kompas.com]

Ditemukan Tujuh Spesies Baru Tikus



Ada tujuh spesies baru tikus hutan baru saja ditemukan di Luzon, pulau terbesar di Filipina.

Penemuan tujuh spesies tikus hutan itu diumumkan Senin (21/6). Dengan temuan baru itu, maka telah meningkatkan jumlah spesies mamalia asli Luzon, termasuk kelelawar, yang mencapai 49 jenis.

Pemimpin proyek riset tersebut Lawrence Heaney dari The Field Museum, Chicago menjelaskan, masing-masing tikus termasuk genetikanya menunjukkan bagian dari subgenus baru yang disebut Megapomys, yang merupakan bagian dari genus Apomys.

Tikus-tikus itu relatif besar, dengan berat kurang dari 65-100 gram, memiliki ekor, ukuran tubuh relatif pendek

Tujuh spesies baru itu ditemukan tersebar di beberapa tempat yakni Gunung Tapulao kawasan pegunungan Zambales, Gunung Banahaw, pegunungan Mingan, dan pegunungan Sierra Madre timur laut Luzon.

”Ini adalah tikus kecil yang indah, hidup di daerah berhutan di pegunungan tinggi. Secara aktif mereka menghindari manusia, dan jarang menyebabkan kerusakan apapun,” ujar Heaney.

Tikus-tikus itu lebih suka makan cacing tanah dan biji-bijian yang jatuh ke tanah. Riset dan temuan itu telah dipublikasikan di jurnal Fieldiana edisi Mei tahun ini.

Dengan adanya temuan itu, para pejabat di Filipina akan fokus melindungi habitat hutan di pegunungan, terhadap penebangan, ekspansi pertanian, dan kegiatan penambangan ilegal.

”Meskipun ukurannya kecil, hewan-hewan itu bagian dari keanekaragaman hayati Filipina. Dan membentuk landasan dasar ekosistem yang sehat,” kata Romeo Trono, direktur eksekutif Konservasi Internasional Filipina.

Hewan Setia, Penyu Hanya Miliki Satu Pasangan


Ilmuwan mempelajari kehidupan seks penyu jenis hawksbill (sisik). Para peneliti dari University of East Anglia, Inggris ini menemukan bahwa penyu hawksbill merupakan hewan "setia", yang hidup dengan perilaku monogami (hanya memiliki satu pasangan).

Dilansir BBC, Senin (4/2/2013), sebelumnya, ilmuwan memiliki sedikit wawasan mengenai kebiasaan perkawinan penyu yang hidup di bawah air dan laut. Peneliti terkejut ketika menemukan bahwa reptil bertempurung itu merupakan hewan monogami atau hanya memiliki satu pasangan.

Peneliti menemukan bahwa penyu betina memiliki penampung sperma, yang hanya berasal dari satu penyu jantan. Dengan penampung sperma tersebut, penyu betina bisa menggunakannya untuk membuahi beberapa telur.

Riset yang dilakukan peneliti University of East Anglia ini dipublikasikan di jurnal online Molecular Ecology. "Penyimpanan sperma" ditemukan di hewan, termasuk reptil, burung serta beberapa penyu dan kura-kura.

Penyu betina bisa menyimpan sperma dari banyak pejantan untuk jangka waktu yang lama. Ini menandakan, telur bisa terbuahi oleh lebih dari satu "bapak".

Para peneliti melakukan uji DNA dari penyu hawksbill di Cousine Island, Seychelles. Uji DNA ini dilakukan untuk mengidentifikasi berapa banyak penyu jantan yang terlibat dalam pembuahan telur selama musim kawin.

Pengujian menunjukkan adanya sisten kawin monogami, di mana pembuahan telur berasal dari satu pejantan. Peneliti menemukan bahwa tidak ada pejantan lain yang membuahi lebih dari satu betina dalam musim 75 hari.

"Kami terkejut bahwa mereka merupakan monogami. Monogami genetik sebenarnya adalah pengecualian di banyak hewan, bukan aturan," ungkap peneliti David Richardson.

Ia mengatakan, sangat tidak mungkin bahwa hanya beberapa pejantan yang hidup di lepas pantai. "Kami pikir penyu betina kawin dengan pejantan di tempat yang jauh, di mana pun mereka biasanya mencari makan. Mereka mencari makan di seluruh Samudera Hindia bagian barat," jelasnya.

5 Hewan Paling Sulit Dibunuh di Dunia

Salah satu sifat manusia yang buruk adalah suka membunuh binatang. Padahal binatang tidak salah atau menggangu manusia, tetapi manusia selalu ingin membunuh binatang tersebut. Untungnya alam ini adil. Terdapat beberapa binatang yang susah untuk dibunuh. Mungkin ketika anda mencoba membunuh binatang tersebut, binatang tersebut malah balik menyerang anda =). Oke ini dia 5 Binatang Paling Susah di Bunuh didunia.

5. East African Giant Snail


East african giant snail mirip dgn sepupu2nya...namun bisa tumbuh sampai 8 inciPenghuni afrika timur sudah mencoba berbagai hal untuk membunuh binatang satu ini..pestisida, racun,bahkan flamethrower..tapi makhluk ini masih tidak bisa dibunuh.

4. Water Bears


Water bears adalah binatang air yg mikroskopik.
Water bear sangat susah dibunuh..mereka bahkan tdk bs di bekukan;mereka bs tahan di kedinginan -273 celcius. Mereka juga bs tahan bom nuklir..mereka bs kembali ke bentuk kering dan saat di bentuk ini mereka kebal terhadap radiasi. Mereka juga kebal terhadap nitrogen cair dan asam mineral.
Salah satunya cara membunuh water bear adalah mengirimnya ke luar angkasa..dan walaupun begitu mereka masih bisa hidup 10 hari!

3. Tree Weta


Tree weta adalah..binatang yg serem abis.
Di darah mereka ada protein spesial yg membuat air tidak bisa dibekukan..berarti walaupun tree weta dibekukan, darah mereka masih bisa mengalir saat mereka bangun.
Otak dan hati mereka juga tidak berfungsi saat mereka beku..namun mereka bisa kembali berfungsi saat cair..
Jadi mereka bisa mati..lalu hidup lagi! Kayak zombie!

2. Lungfish


Lungfish adalah salah satu spesies binatang air tertua
Mereka bisa hidup walaupun tidak ada air atau udara selama 6 bulan. Mereka bisa hidup kembali setelah diberi sedikit air

1. Immortal Jellyfish


Immortal berarti abadi..dan ubur2 satu ini emg abadi..alias ga bisa mati!
Ubur2 ini lahir dan berkembang seperti biasa..namun hidup mereka tidak berakhir..mereka akan kembali ke bentuk polyp (bayi ubur2) dan hidupnya mulai lagi dari awal!

[sumber]

Inilah Hewan yang Bisa Hidup Abadi

Seharusnya segala mahluk di muka bumi ini memiliki awal dan akhir, hidup dan mati. Namun bagi hewan yang satu ini hal tersebut tampaknya tidak berlaku, karena ia bisa hidup selamanya.

Turritopsis Nutricula, atau dikenal sebagai immortal jellyfish. Sesuai namanya, ubur-ubur punya keunikan tersendiri. Saat menjadi dewasa, ubur-ubur ini bisa kembali ke tahap polip lalu bertumbuh lagi dari awal.



Hal ini dimungkinkan karena ubur-ubur abadi mampu mengembangkan sel transdifferentiation, yakni sel yang berubah menjadi sel baru. Dalam proses ini, sulur-sulur dari ubur-ubur abadi diubah menjadi polip baru. Secara teoritis, proses ini bisa berlanjut terus tanpa batas.

Ubur-ubur abadi berbentuk seperti lonceng, dengan diameter maksimum sekitar 4,5 milimeter. Pada bagian perut ada bagian warna merah terang. Pada spesimen yang masih muda, hanya memiliki delapan tentakel saja, sementara saat dewasa bisa berkembang hingga 80-90 tentakel.

Diyakini berasal dari Karibia, tetapi telah menyebar di seluruh dunia. Umumnya di lautan daerah tropis. Walau disebut sebagai ubur-ubur abadi, pada kenyataannya di alam liar mereka harus mati karena dimangsa oleh predator serta penyakit.


[sumber]

Fakta Unik Tentang Nyamuk

Serangga apa yang umumnya mengganggu kita sewaktu tidur dengan suaranya yang berdengung di telinga kita dan gigitannya yang membuat gatal....Yup, serangga itu adalah Nyamuk.
Nyamuk merupakan serangga yang menghisap darah dan juga menyebarkan penyakit. Mari kita cermati tentang serangga yang satu ini....



Sebenarnya nyamuk menghisap darah bukan untuk memuaskan nafsu makanannya, mereka lebih selera menghisap madu, nektar dari bunga-bunga, dan juice. Hanya nyamuk betina saja yang menghisap darah, itupun diperlukan karena untuk bertelur mereka membutuhkan banyak protein amino yang terdapat dalam darah.

Darah manusia mengandung sedikit asam amino, nyamuk lebih menyukai darah kerbau atau tikus, tapi kalau ada manusia yang jumlahnya lebih banyak, dan lebih mudah di "gigit", ya kenapa enggak?
Nyamuk selalu dapat menemukan sasarannya dengan tepat karena mereka "melihat" dengan gerakan, panas tubuh, dan bau tubuh kita. Jadi di kegelapan kamar kamu, walau kamu menutup selimut seluruh tubuh kamu, ujung kaki kamu yang tersembul, atau dengus nafas kamu yang hangat, dapat memberi "tanda" bagi nyamuk tersebut bahwa disana ada sasaran yang siap diserang.

kamu tentu pernah melihat di film-film perang bagaimana seorang tentara mengintai musuhnya dengan "kacamata malam" yang menggunakan "panas" untuk melihat.

Sewaktu nyamuk hinggap di tubuh kamu, dia menempelkan mulutnya yang mirip sedotan (disebut juga PROBOSIS, ingat ini hanya ada di nyamuk betina ya), lalu terdapat "pisau" yang merobek kulit kamu maju mundur, hingga menemukan urat darah, setelah itu baru darah yang ada di hisap.

Oh ya dalam prosesnya, nyamuk juga mengeluarkan air liur yang dapat mencegah darah yang dia hisap membeku (karena kita tahu darah kita akan segera membeku jika terkena udara kan?)

Proses ini berlangsung cepat dan seolah-olah proses yang terjadi adalah nyamuk "menusuk" tubuh kita seperti halnya seorang dokter mnyuntikkan jarum suntik, padahal tidak begitu, nyamuk "membedah" kita seperti layaknya dokter bedah yang cepat dan akurat.

Proses penggigitan belum selesai. Setalah nyamuk "kenyang" dia akan mencabut "sedotannya" dan terbang. Air liur yang tertinggal di kulit kita akan merangsang tubuh layaknya ada benda asing yang mengganggu, terjadilah proses yang dikenal dengan ALERGI, dan yang terjadi adalah bentol-bentol dan gatal.

Nah kamu sudah tau khan proses panjang dari seekor nyamuk yang kebetulan beruntung menggigit kamu? Walaupun nyamuk itu "hanya" membutuhkan darah kamu untuk telur-telurnya, tapi hati-hati, nyamuk itu juga membawa ratusan virus dan parasit dalam tubuhnya dan moncongnya, yang akan masuk dalam tubuh kamu sewaktu dia menghisap darah kamu. Banyak penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, yang tekenal antara lain MALARIA, DEMAM BERDARAH.

[sumber http://googrape.blogspot.com/2012/02/fakta-unik-tentang-nyamuk.html#ixzz2Hv3KrBM0]

Ditemukan Spesies Katak Baru di Pulau Sado Jepang


Peneliti asal Jepang mengklaim menemukan seekor katak yang ditemukan di Pulau Sado, Niigata Prefecture, Jepang. Hewan amfibi ini merupakan spesies katak baru yang telah ditemukan 15 tahun lalu.

Dilansir Asahi, Ikuo Miura, peneliti di Hiroshima University bersama dengan tim peneliti dari Niigata University serta Preservation and Research Center of Yokohama, mengungkap seekor katak yang ditetapkan sebagai spesies baru. Ini berdasarkan pemeriksaan pada gen dan kapasitas reproduksi hewan tersebut.

Katak ini dinamakan "Sadogaeru". Hewan ini merupakan spesies katak pertama dalam 22 tahun yang diakui di Jepang, termasuk Kepulauan Nansei serta barat daya Jepang.

Katak yang memiliki ukuran panjang sekira 4 centimeter, persis dengan katak berkerut. Katak berkerut merupakan spesies yang umum ditemukan dalam lingkungan berair di Jepang.

Namun, Sadogaeru berbeda, hewan ini memiliki ukuran tubuh lebih kecil dan memiliki pola yang khas di punggungnya serta perutnya yang kuning. Peneliti mengatakan, spesies katak ini kemungkinan berevolusi dalam spesies unik setelah Pulau Sado terpisah dari Honshu antara 200.000 hingga 800.000 tahun lalu.

Peneliti menjelaskan bahwa katak merupakan mangsa dari Crested Ibis, yakni spesies burung yang terancam punah, yang pernah hidup di Pulau Sado. "Untuk Crested Ibis dan Sadogaeru, ini penting untuk mengelola dan melindungi lahan persawahan. Lahan persawahan ini merupakan habitat katak," tutur Kunio Sekiya, peneliti dari Niigata University.

OMG!! Ada Laba-laba Lucu Mirip Merak

Laba-laba biasanya kerap kali digambarkan sebagai hewan kecil yang menakutkan. Akan tetapi tak semua laba-laba seperti itu lho. Contohnya adalah peacock spider atau disebut juga gliding spider.

Laba-laba yang hanya memiliki ukuran tubuh sebesar ujung kuku ini memiliki bentuk yang unik, lucu, bahkan menggemaskan. Seperti namanya, laba-laba ini memang mirip seperti burung merak.

Tubuhnya dihiasi warna merah, biru, kuning, putih dan hitam di bagian atas - seperti penampang yang bisa dilipat - pada laba-laba jantan ini yang membuatnya diberi nama laba-laba merak. Tak hanya itu, ada satu kemiripan lagi dari laba-laba ini dengan burung merak.

Kemiripan tersebut adalah saat mendekati betina, laba-laba jantan akan mengangkat kaki dan memamerkan warna sambil menari-nari. Laba-laba hidup di Queensland, Australia.







Spesies Ikan Lele Baru di India


Kerala - Spesies ikan lele buta (blind catfish) baru saja ditemukan oleh para ilmuwan di India selatan. Ikan air tawar ini ditemukan dalam sebuah sumur tua yang dalam di negara bagian India selatan, Kerala.

Ikan lele buta yang ditemukan ini berwarna merah darah dengan tubuh memanjang berukuran sekitar 3,8 sentimeter. Spesies baru ini diberi nama Horaglanis abdulkalami, yang diambil untuk menghormati mantan Presiden India, Dr A.P.J. Abdul Kalam, karena kontribusinya terhadap sains dan ilmu pengetahuan.

Karakter unik dari H. abdulkalami ini adalah tubuh berwarna merah darah. Para ilmuwan mengatakan, ikan tersebut dapat memakan bahan organik yang terdapat dalam tanah. Spesies baru ikan lele ini sebelumnya ditemukan di Jerman.

Lahan basah di Kerala menyediakan habitat ideal bagi hewan tersebut. Spesies seperti ikan lele merupakan kunci untuk menjaga ekosistem ini. Pasalnya, kotoran mereka menyediakan makanan untuk spesies lain. Namun, mereka juga rentan terkena wabah.

Tim yang sama juga menemukan spesies belut buta baru di Distrik Trissur. Belut baru ini bernama Monopterus trichurensis. Para ilmuwan mengatakan bahwa distribusi endemik dan kelangkaan kedua spesies itu masuk dalam daftar terancam IUCN.

"Pengamatan kami dalam berbagai penelitian menunjukkan mereka bisa hidup selama beberapa tahun," kata Dr Bijoy Nandan dari Universitas Cochin Science dan Technology. Namun, penelitian lebih lanjut tetap akan dilakukan untuk menentukan dengan pasti berapa lama hewan ini dapat hidup.


Sumber : BBC dan Tempo.co

'11 Desember' Hari Paling Subur Dalam Setahun

Tanggal 11 Desember ini merupakan hari paling subur dalam satu tahun 2012, maka untuk Anda yang tengah menjalankan program memiliki anak alangkah baiknya memanfaatkan tanggal ini.



Sebuah penelitian di Inggris baru-baru ini menunjukkan bahwa kebanyakan bayi dikonsepsi pada tanggal tersebut. Data dari catatan kelahiran nasional di sana menunjukkan bahwa ulang tahun paling populer adalah tanggal 16 September dengan kehamilan berlangsung selama 40 minggu. Jika dihitung maka kehamilan terjadi pada tanggal 11 Desember. Hal ini disebabkan karena tingkat kesuburan pria meningkat pada bulan-bulan musim dingin, dimana kualitas sperma lebih tinggi.

Tak hanya itu, survei yang dilakukan situs Lovehoney menemukan bahwa kebanyakan orang cenderung melakukan hubungan seks pada bulan Desember.

Selain itu, Lovehoney juga membeberkan beberapa temuannya mengenai seks, yaitu:
  1. Satu dari empat pria mematikan lampu saat bercinta
  2. Sebanyak 200 kalori terbakar selama 30 menit untuk bercinta
  3. Di luar kamar tidur, tempat yang paling populer untuk bercinta adalah mobil
  4. Sebanyak 75 persen pria mencapai klimaks saat berhubungan seks penetratif, namun pada wanita hanya 29 persen
  5. Rata-rata pria mengalami 11 kali ereksi dalam sehari
  6. Ada 100 juta hubungan seks yang terjadi di dunia setiap hari
  7. Rata-rata orang berciuman selama 20.160 menit seumur hidupnya atau sekitar 336 jam atau dua minggu
  8. Pasangan 17 kali lebih mungkin melakukan hubungan seks saat tengah malam ketimbang pukul 10 pagi
  9. Satu kecupan di pipi melibatkan 2 otot wajah, namun sebuah ciuman yang penuh gairah menggunakan 34 otot wajah
  10. Semakin tua, maka waktu orgasme akan semakin singkat

Tanaman-tanaman Pembunuh

Tanaman kurang beruntung ini tumbuh di tanah berasam ekstrim atau tanah tidak subur yang tidak memiliki cukup nutrisi untuk pertumbuhan. Solusinya ? Tanaman ini harus membunuh dan mencerna makhluk malang lainnya.


Di sini sebagian menyebutnya "kantung semar", sementara nama lainnya bisa bermacam-macam.

Monkey Cup ("Mangkok Monyet")

Kebanyakan mangsa tanaman ini adalah serangga, mungkin sekali-kali katak pohon. Tapi belakangan diketahui spesies raksasanya, Nepenthe Attenboroughii, bahkan juga melahap hewan pengerat dan burung sebagai menunya.

Hanging Pitcher Plmoants

Tanaman ini menggunakan daya tarik visualnya dan kelenjar-kelenjar berbau wangi untuk mengelabui serangga agar mendekat. Bagian pinggirnya licin dan curam sehingga korban mudah jatuh ke dalam lubang perangkap dan tenggelam.

Bunga Sarracenia Leucophylla

"Kolam" di dalam tanaman ini dinamakan phytotelmata. Tanaman ini memiliki enzim khusus untuk melarutkan tubuh korbannya. Banyak dari jenis tanaman ini memiliki ekosistem kecil di dalam tubuh bercairan mungilnya yang juga merupakan tempat hidup serangga kecil yang juga memakan korban yang sudah tenggelam dan tanaman ini akan menyerap sisa-sisanya.

Purple Pitcher Plant

Sarraceniopus Gibsoni, seekor tungau (tengu) hanya ditemukaan di dalam tanaman ini.


Wyeomyia Smithii, seekor nyamuk yang siklus hidupnya hampir seluruhnya dihabiskan di dalam tanaman ini.

Nepenthes beccariana dari Sibolga, Sumatra

California Cobra Lily, di bawah ini memiliki sebuah lidah bergarpu yang membantu semut-semut dan serangga merayap lainnya yang berada di dalamnya.

Penutup seperti topi yang bergantung pada banyak jenis tanaman ini membuat serangga-serangga terbang sulit untuk melarikan diri.

Wow, Sekarang Donor Sperma Lebih Mudah Menggunakan Mesin!


Usaha untuk mendapatkan keturunan saat ini semakin canggih saja. Banyak penemuan diciptakan untuk mempermudah memperoleh keturunan walau pasangan yang kurang subur sekalipun. Rumah Sakit Nanjing di Jiangsu, China, sebagai salah satu negara pelaku donor sperma, telah menemukan teknologi yang mempermudah pengambilan sperma seperti dilansir dari dailymail.co.uk

Mereka menyebutnya Mesin Pengumpul Sperma Otomatis atau 'Hands-Free Automatic Sperm Extractor'. Sesuai dengan namanya, mesin ini digunakan untuk mengekstraksi sperma pendonor dengan lebih mudah.

Mesin ini berkombinasi warna merah muda, abu-abu dan putih. Dilengkapi sebuah layar penampang kecil yang digunakan untuk menayangkan film porno sehingga mudah menstimulus pendonor. Selain itu, juga dilengkapi dengan pipa pemijat yang dapat disesuaikan dengan tinggi penggunanya. Frekuensi, kecepatan, amplitudo dan suhunya juga bisa dikontrol sesuai kebutuhan.

 

Mesin ini dijual oleh sebuah web dengan harga USD 2800. Dengan harga yang cukup lumayan, mesin ini diklaim sangat nyaman saat digunakan. Jadi, sudah siap nambah momongan?

Ini Dia Monsternya Raja Tawon, Ukurannya Sungguh Besar

Sebuah spesies baru raja tawon ditemukan di Sulawesi, Indonesia, dengan panjang dua setengah inchi atau sekitar 6,5 sentimeter. Rahangnya sungguh lebar dan kemungkinan tak bisa berjalan. Demikian dilansir Daily Mail.

Profesor Lynn Kimsey, ahli entomologi, di Universitas California, Amerika Serikat (AS), mengatakan jika rahang hewan ini sungguh besar sehingga bisa menutup sisi kepala mereka ketika menutup mulut. Saat rahang terbuka maka ukurannya lebih lebar dari kaki depan tawon jantan.



Kimsey menemuan tawon petarung ini di Pegunungan Mekongga, Sulsel. Ia mengatakan ukuran yang besar membuatnya menjadi naga tawon komodo. "Saya akan menamakannya Garuda. Ini adalah simbol nasional negara Indonesia," ujar Kimsey.



"Ini pertama kalinya saya melihat tawon yang sungguh tak biasa," jelasnya. Ia menambahkan, tidak pernah melihat spesies Dalara.

"Kami tidak tahu apapun mengenai jenis-jenis tawon ini dan hanya diketahui berasal dari Sulawesi Selatan," katanya.

[sumber:tribunnews.com]

Beginilah Ukuran dan Penampakan Ular Terbesar Zaman Dulu dan Mengalahkan Anaconda

Para pengguna kereta api bawah tanah (komuter) New York, Amerika Serikat (AS) akan disambut ular monster sepanjang 48 kaki dan dengan berat 2500 pound atau 1,3 ton bernama titanoboa. Namun, jangan khawatir karena ini tidak hidup alias hanya replika dari reptil tersebut.

Seperti diungkapkan juru bicara Smithsonian Randall Kremer, ular monster ini akan tampil pada 22 Maret nanti untuk membuat kaget dan takut pengguna komuter serta sebagai cara berkomunikasi secara ilmiah kepada orang-orang.

Replika ular yang dibuat seperti aslinya ini akan memanjang dan jika ular ini memilin maka bagian pinggangnya akan sama ukurannya dengan bus sekolah. Penemuan spesies terbaru ini dikenal dengan nama titanoboa yang hidup sekitar 65 juta tahun silam.

Kota New York akan menampilkan ini sebagai satu dari eksebisi Smithsonian Institute's National Museum of Natural History di Washington DC dan akan dibuka pada 30 Maret. Sebuah acara berjudul "Titanoboa: Monster Snake" akan tayang di Smithsonian Channel selama dua jam pada 1 April nanti.

Tulang belulang titanoboa pertama kali ditemukan di tambang batubara di Kolombia pada tahun 2005. Satu dari mereka adalah peneliti yang ahli di bidang Paleocene, masa punahnya dinousaurus, adalah Jonathan Bloch.

paleontologist hli paleontologist vertebrata dari, ahli dari beragam latar belakang kemudian melakukan ekspedisi bersama Carlos Jaramillo dari Smithsonian Tropical Research Institute. Tim ini kemudian mengumpulkan tulang belulang itu dari tambang batubara.






Ternyata Singa Juga Ada yang Waria

Baru-baru ini pemandu satwa liar di Botswana, Afrika, menemukan singa unik transeksual.

Singa itu diketahui saat sedang berjalan di dataran Delta Okavango, Botswana. Secara fisik, singa ini memiliki ciri-ciri seperti singa jantan, yakni surai lebat dan auman yang menggelegar. Tapi kenyataannya, ia berkelamin betina. Tentu ciri ini tak ditemukan pada spesies betina.



Anomali ini diyakini terjadi ketika pembuahan embrio terganggu. Luke Hunter, Presiden Konservasi Kucing Besar Kelompok Panthera, mengatakan, singa betina itu kemungkinan mandul. "Tetapi sangat mampu untuk bertahan hidup," kata Hunter seperti dikutip Dailymail, Selasa, 23 Oktober 2012.

Singa ini bahkan kemungkinan menjadi aset kebanggaan. Sebab, jika dia dianggap jantan oleh hewan lain, ia lebih lihai dalam mempertahankan serangan. "Ini sangat menarik untuk mengetahui apakah dia berperilaku seperti laki-laki atau tidak," ujar Luke.

Barangkali selama bertahun-tahun singa ini diasingkan oleh kelompok singa betina, sehingga memaksanya untuk berjalan sendiri di dataran Delta Okavango itu. "Tapi, dengan ukuran tubuh seperti jantan, ia menantang dan berjuang layaknya singa jantan untuk mempertahankan wilayah," ujar Luke.

[sumber: tempo.co]

Hewan Ini Berbahaya Tapi Bisa Menyembuhkan

Dengan semakin canggihnya teknologi pengobatan modern, sejumlah orang masih tak mengesampingkan khasiat dari pengobatan tradisional, terutama dari tumbuhan dan hewan. Selain murah meriah, pengobatan dengan hewan atau tumbuhan terbukti memiliki efektivitas yang tinggi dan tak kalah jitunya dengan pengobatan modern.



Salah satu pengobatan tradisional yang awet digunakan hingga detik ini adalah terapi pengobatan dengan menggunakan hewan-hewan tertentu, terutama yang tergolong sebagai hewan berbahaya. Siapa mengira kelima hewan yang cukup ditakuti manusia ini ternyata dapat memberikan manfaat luar biasa. Berikut paparannya seperti dirangkum detikHealth, Kamis (18/10/2012).

1. Belatung
Pengidap diabetes umumnya mengalami luka di tangan dan kakinya berupa bisul yang sulit disembuhkan. Masalahnya luka itu bisa berkembang menjadi gangren dan terkadang memaksa pasien untuk diamputasi.

Peneliti dari University of Hawaii, Honolulu pun menemukan cara untuk menyembuhkan luka akibat diabetes dengan menggunakan belatung. Pertama, dokter akan mengangkat jaringan yang terinfeksi atau mati dengan pisau bedah atau enzim (debridement) lalu 50-100 belatung spesies Lucilia sericata ditempelkan pada luka pasien dan dibiarkan selama dua hari. Prosedur ini diulangi hingga rata-rata lima kali.

Belatung mengeluarkan suatu zat ke dalam luka yang mencairkan jaringan mati kemudian menelannya. Paduan antara luka-luka yang telah dibersihkan dan zat lainnya yang terkandung dalam cairan belatung memungkinkan terbentuknya jaringan granulasi yaitu jenis jaringan ikat yang terbentuk selama penyembuhan luka.

2. Tarantula
Protein yang ada pada bisa tarantula spesies Chilian rose berpotensi untuk mengatasi penyakit distrofi otot. Pada penderita penyakit ini, serabut ototnya mengalami kerusakan sehingga fungsi ototnya terganggu dan melemah secara progresif namun secara spesifik, protein dari tarantula ini akan membantu memperlambat proses pelemahan sel-sel ototnya.

Manfaat bisa tarantula ini ditemukan ilmuwan asal University of Buffalo, Frederick Sachs, PhD. Meskipun pengobatan dengan bisa ini belum diujicobakan pada manusia, protein ini telah berhasil membantu tikus yang mengalami distrofi otot memperoleh kekuatannya kembali pada percobaan awal.

Setidaknya berdasarkan percobaan yang dilakukan Sachs, protein ini bisa membantu mengatasi kondisi distrofi otot pada manusia maka dapat memperpanjang masa hidup anak-anak seperti JB hingga tahunan.

3. Lintah
Penyakit yang paling banyak disembuhkan dengan terapi lintah ini adalah penyakit jantung koroner, gagal jantung, kebocoran jantung, pembengkakan jantung dan migrain.

Lintah yang biasa dipergunakan untuk terapi adalah lintah jenis Medicinalis yang diambil dari hutan daerah tertentu yang masih dianggap steril atau lintah Medicinalis yang telah diternakkan.

Pada terapi ini prosesnya adalah menempelkan 2 lintah di titik-titik yang menjadi pusat penyakit selama setengah sampai satu jam, lalu lintah tersebut dilepas dan pasien akan diberikan ramuan herbal untuk menunjang penyembuhan.

Pada saat lintah ditempelkan maka lintah akan mengeluarkan lendir yang berguna untuk meregenerasi saraf, mengeluarkan darah kotor dan menyembuhkan penyakit.

4. Laba-laba
Awalnya peneliti dari AS dan Brazil menemukan fakta bahwa pria yang penisnya tergigit laba-laba asal Brazil (Phoneutria nigriventer) merasakan kesakitan yang luar biasa tapi penisnya juga mengalami ereksi hingga beberapa jam.

Laba-laba paling berbisa asal Brazil (Phoneutria nigriventer) ini sangat banyak ditemukan di daerah Amerika Selatan dan Tengah dan laba-laba ini diketahui sebagai laba-laba paling berbisa di kedua wilayah tersebut

Kemudian peneliti mengambil racun yang dikeluarkan dari gigitan laba-laba, mengisolasinya dan memurnikannya menjadi jenis racun Tx2-6 dan diinjeksikan pada tikus yang menderita hipertensi serta erectile dysfunction (ED) dengan dosis tertentu.

Peneliti kemudian mengukur kadar racun Tx2-6 dalam penis tikus dan ternyata racun tersebut dapat membuat jaringan penile yang ada di penis tikus berkontraksi dan berelaksasi. Kandungan nitrit oksida yang berfungsi dalam proses ereksi pun meningkat di bagian penis tersebut.

5. Lebah madu
Baru-baru ini tim peneliti dari Perancis dan Yunani menemukan anestesi lokal yang terkandung dalam tubuh lebah. Senyawa yang diberi nama 2-heptanone (2-H) tersebut dapat digunakan sebagai obat bius lokal untuk hewan dan manusia.

Wow, Kecoa Dikembangkan sebagai Hewan Penyelamat

Kecoa yang sering dianggap hama dan menjijikkan akhirnya berhasil diubah menjadi sesuatu yang berguna. Dengan menggunakan sistem interface elektronik, sekelompok peneliti yang berasal dari North Carolina State University mengembangkan metode untuk mengarahkan dan mengontrol kecoa menggunakan remote kontrol.

"Tujuan kami adalah mengujicoba apakah kita bisa membuat interface biologis nirkabel dengan kecoa yang kuat dan mampu menyusup ke ruang-ruang kecil," kata Alper Bozkurt seperti dikutip Discovery, Jumat (7/9/2012).

Bozkurt ialah assisten profesor teknik listrik di North Carolina State University, yang juga merupakan asisten penulis paper yang dipresentasikan di Konferensi Internasional Teknik IEEE bidang Kedokteran dan Biologi Kemasyarakatan di San Diego, California.

"Pada akhirnya, kami berpkir bahwa memungkinkan bagi kita untuk membuat web sensor mobile pintar yang bisa menggunakan kecoa sebagai alat untuk mengumpulkan dan mengirimkan informasi, misalnya untuk menemukan korban di sebuah bangunan yang telah hancur oleh gempa bumi," kata Bozkurt.
Bozkurt mengungkapkan, "Membuat robot skala kecil yang dapat melakukan kegiatan yang sedemikian rupa dengan kondisi yang dinamis sangatlah sulit. Kami memutuskan untuk mengembangkan biobotik, sebab merancang robot sangat menantang dan kecoa hidup di lingkungan yang kurang bersahabat."

Untuk melakukannya, para peneliti menggunakan sebuah chip komputer yang murah dan ringan serta penerima nirkabel untuk mengirimkan sinyal ke kecoa. Bayangkan saja seperti kecoa yang menggendong dengan ransel kecil. Perangkat ini beratnya hanya 0,7 gram, sudah termasuk mikrokontroler yang memonitor interface antara elektroda yang ditanamkan dengan jaringan, sehingga sistem saraf kecoa tidak terganggu.
Perangkat ini juga memiliki kabel yang tersambung dengan bagian antena dan cerci, organ sensorik di perut kecoak. Cerci akan mendeteksi gerakan di udara untuk mengetahui adanya predator serta memacu kecoa bergerak. Dengan menggunakan kabel untuk merangsang cerci, peneliti mengelabuhi kecoa, membuatnya berpikir ada sesuatu yang menyelinap diatas tubuhnya, sehingga ia bergerak.

Kabel yang melekat di antena memberikan muatan listrik ke sistem saraf sehingga kecoa berpikir ada sesuatu yang harus diawasi. Ini memungkinkan kecoa bergerak di jalur melengkung.

Begini Jadinya Jika Ular Ketemu Ular, Seru Jadinya [Foto]

Ini jadinya jika dua ular buas bertemu, perkelahian hebat pun terjadi.


















 
Support :Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HLOWBOS - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger